SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Marjuki, melakukan peninjauan langsung ke delapan depo sampah di Kota Sampit. Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah responsif DLH terhadap permasalahan tumpukan sampah di beberapa depo.

Marjuki mengungkapkan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan sampah di Kota Sampit berjalan dengan baik. DLH Kotim menyadari bahwa jumlah depo sampah di Kota Sampit masih kurang. Saat ini Spit baru memiliki sebanyak 8 depo sementara idealnya mencapai 15 depo. 

"Kami ingin melihat langsung kondisi depo sampah dan memastikan bahwa pengelolaannya sudah sesuai dengan standar," ujar Marjuki, Jumat, 3 Januari 2025.

Marjuki menjelaskan bahwa DLH Kotim berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di wilayahnya, terutama untuk pengelolaan yang lebih optimal di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengatasi tantangan penumpukan sampah. 

"Kami akan terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan sampah dan menjadikan Kota Sampit lebih bersih dan sehat," tambahnya. 

Peninjauan ini menunjukkan komitmen DLH Kotim dalam meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Ia berharap dengan pengelolaan TPA yang lebih optimal, sampah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat.   

Peninjauan depo sampah ini menjadi langkah awal DLH Kotim dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Sampit.  Dengan komitmen dan upaya bersama, diharapkan pengelolaan sampah di Kotim dapat menjadi lebih optimal dan berkelanjutan. (DEVIANA/H)