PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro, menekankan pentingnya pelatihan kerja bagi usia muda untuk mengatasi pengangguran sejalan dengan kebutuhan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya. 

"Pelatihan kerja yang berfokus pada keterampilan praktis sesuai dengan kebutuhan pasar dapat membuka peluang kerja baru, baik di sektor formal maupun informal," katanya, Sabtu, 4 Januari 2024.

Langkah yang bisa dilakukan menurutnya, Pemerintah Kota berkolaborasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) seperti mengadakan program pelatihan kerja berbasis keahlian seperti teknik, IT, atau kewirausahaan.

"Memberikan kesempatan magang pada perusahaan atau UMKM serta memastikan peserta pelatihan mendapatkan sertifikasi keahlian. Dan dukungan pendanaan untuk wirausaha muda melalui bantuan modal usaha,dan bimbingan bisnis," tuturnya.

Hal ini juga katanya untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi lokal, mengingat tenaga kerja yang terampil dapat berkontribusi dalam berbagai bidang seperti teknologi, wirausaha, dan industri kreatif. 

Politisi Gerindra ini mengusulkan agar Pemerintah Kota dapat menggandeng lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, dan komunitas lokal untuk menciptakan program pelatihan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain itu, ia mendorong penyediaan fasilitas magang, sertifikasi, serta pendampingan usaha bagi wirausahawan muda untuk memastikan hasil pelatihan benar-benar berdampak pada peningkatan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

"Dengan langkah ini, saya berharap tingkat pengangguran di Kota Palangka Raya dapat ditekan secara signifikan," tutupnya. (MARINI/J)