BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup harus menjadi prioritas utama untuk mencegah banjir serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi setiap tahun di Kota Palangka Raya.
Menurutnya, kedua bencana ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan menghambat pembangunan daerah.
Untuk itu, Noorkhalis Ridha mendorong pemerintah daerah dan semua pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah konkret, seperti melakukan perbaikan dan pengelolaan sistem drainase serta menjaga kawasan resapan air agar mampu mencegah banjir.
"Dan peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pembukaan lahan dengan cara membakar, serta menindak tegas pelaku pelanggaran," tuturnya, Sabtu, 4 Januari 2025.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat melalui kampanye lingkungan untuk meningkatkan kesadaran menjaga ekosistem, dan menghindari aktivitas yang dapat memicu bencana.
"Dan nenggandeng komunitas, perusahaan, dan relawan untuk bersama-sama melaksanakan program mitigasi banjir dan Karhutla," ungkapnya.
Noorkhalis berharap upaya ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Palangka Raya. (MARINI/j)









