KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Aswan, mengungkapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan pada tahun anggaran 2025. 

Program tersebut meliputi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan kompetensi guru, serta digitalisasi pembelajaran di berbagai satuan pendidikan.

“Peningkatan sarana dan prasarana adalah prioritas utama, disusul dengan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan luring maupun daring, termasuk program sertifikasi TPG (Tunjangan Profesi Guru),” ujar Aswan, Sabtu, 4 Januari 2025.

Ia juga menekankan pentingnya guru mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk menjamin profesionalisme dan pengakuan setara dengan profesi lain.

Selain itu, digitalisasi pembelajaran menjadi salah satu fokus utama Dinas Pendidikan. Sejalan dengan arahan Pj. Bupati Kapuas, Darliansjah, pengadaan papan tulis interaktif yang sebelumnya terbatas di 10 sekolah pada 2023 akan diperluas. 

Pada 2025, sebanyak 97 papan tulis interaktif akan disediakan untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

“Kami berharap papan tulis interaktif ini menjadi model pembelajaran modern di sekolah-sekolah. Pengadaan perangkat pendukung seperti laptop juga menjadi prioritas, meskipun akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” ucapnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas optimistis, langkah-langkah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah sekaligus menciptakan generasi yang kompetitif di era digital. (DODI/j)