BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Desember 2024, kelompok transportasi mengalami deflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,96 persen. Indeks harga kelompok ini turun dari 111,48 pada Desember 2023 menjadi 109,29 pada Desember 2024.
"Penurunan ini mencerminkan adanya penurunan harga pada beberapa subkelompok dalam kelompok transportasi," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Sabtu, 4 Januari 2025.
Dari empat subkelompok dalam kelompok transportasi, dua subkelompok mengalami deflasi y-on-y, sementara dua subkelompok lainnya mengalami inflasi y-on-y. Subkelompok jasa angkutan penumpang mencatat deflasi terbesar sebesar 11,53 persen, diikuti oleh subkelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi yang mengalami deflasi sebesar 1,03 persen.
"Sebaliknya, subkelompok pembelian kendaraan mengalami inflasi sebesar 2,41 persen, dan subkelompok jasa pengiriman barang mengalami inflasi sebesar 1,30 persen," terang Agnes.
Kelompok transportasi pada Desember 2024 memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,19 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y adalah angkutan udara sebesar 0,16 persen, bensin sebesar 0,12 persen, dan solar sebesar 0,02 persen.
"Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada deflasi dalam kelompok transportasi secara keseluruhan, beberapa komoditas masih memberikan kontribusi terhadap inflasi," katanya.
Selain itu, kelompok transportasi juga memberikan andil deflasi month-to-month atau m-to-m sebesar 0,04 persen pada Desember 2024. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi m-to-m adalah tarif angkutan udara sebesar 0,06 persen. Penurunan tarif angkutan udara ini berkontribusi signifikan terhadap deflasi bulanan dalam kelompok transportasi.
"Secara keseluruhan, meskipun kelompok transportasi mengalami deflasi y-on-y, beberapa subkelompok dan komoditas masih menunjukkan inflasi. Hal ini mencerminkan dinamika harga yang kompleks dalam sektor transportasi, dengan beberapa komoditas mengalami penurunan harga sementara yang lain mengalami kenaikan," bebernya.
Dengan demikian, perkembangan harga dalam kelompok transportasi pada Desember 2024 menunjukkan adanya penurunan harga secara umum, namun tetap ada komoditas yang memberikan kontribusi terhadap inflasi. Hal ini penting untuk dipantau lebih lanjut untuk memahami tren harga di masa mendatang. (TESTI PRISCILLA/j)









