PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,54 persen pada Desember 2024. Indeks harga kelompok ini meningkat dari 104,02 pada Desember 2023 menjadi 105,62 pada Desember 2024. Inflasi ini mencerminkan kenaikan harga yang terjadi dalam setahun terakhir di sektor penyediaan makanan dan minuman.

"Kelompok ini terdiri dari satu subkelompok, yaitu jasa pelayanan makanan dan minuman, yang juga mengalami inflasi y-on-y sebesar 1,54 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bahan makanan dan minuman, tetapi juga pada jasa yang terkait dengan penyediaan makanan dan minuman.

Pada Desember 2024, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,16 persen. Ini berarti bahwa sektor ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap inflasi keseluruhan di Provinsi Kalimantan Tengah selama setahun terakhir.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y dalam kelompok ini adalah ikan bakar, bakso siap santap, dan ayam bakar, masing-masing sebesar 0,02 persen," tuturnya.

Selain itu, lanjut Agnes, beberapa komoditas lain seperti sate, es, ayam goreng, nasi dengan lauk, soto, martabak, sop, dan kue kering berminyak masing-masing memberikan andil sebesar 0,01 persen.

Meskipun kelompok ini memberikan andil yang cukup signifikan terhadap inflasi y-on-y, pada Desember 2024, kelompok ini tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m. Ini menunjukkan bahwa kenaikan harga dalam kelompok ini lebih stabil dan tidak mengalami fluktuasi yang besar dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, inflasi yang terjadi dalam kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran di Provinsi Kalimantan Tengah pada Desember 2024 mencerminkan kenaikan harga yang terjadi dalam setahun terakhir. Kenaikan harga ini terutama disebabkan oleh komoditas-komoditas tertentu yang memberikan andil signifikan terhadap inflasi y-on-y. (TESTI PRISCILLA/j)