BORNEONEWS,Pulang Pisau - Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), kini miliki Dekranasda, tempat untuk memasarkan hasil kerajinan tangan.
Pengelola Dekranasda Pulpis Desy menyampaikan, keberadaan Dekranasda ini diharapkan, memitigasi dan bisa menumbuhkan semangat ibu-ibu maupun bapak-bapak, remaja putra dan putri, lebih giat belajar tentang menganyam.
"Lebih giat untuk belajar menganyam kerajinan tangan seperti rotan. Tetap mempertahankan kebudayaan atau ciri khas dari kita dilestarikan. Tidak hanya ekonominya saja, tetapi melestarikan budaya yang diwariskan turun temurun oleh nenek moyang kita," kata Desy Minggu, 5 Januari 2025
Dijelaskan Desy, hasil kerajinan tangan yang dijual di Dekranasda seperti topi dan tas dari rotan.
Hasil kerajinan tangan tersebut merupakan buatan ibu rumah tangga, dari pengrajin di desa sekitaran Pulpis seperti Desa Gohong, Desa Mintin dan Mandomai.
Bahan setengah jadi dari rotan seperti tas, lanjut Desy, kemudian di modifikasi lagi dengan kombinasi kulit sintetis dan sebagainya, tergantung mode sekarang. Selain tas, ada juga topi.
"Kulit sintetis tapi premium karena dibuat dari biji plastik yang berkualitas," ujar Desy.
Sementara itu, harga jual bervariasi, mulai dari ratusan ribu sampai jutaan. Paling mahal tas wanita yang dikombinasikan rotan dengan kulit asli.
Menurut Desy, sekarang tidak hanya menjadi penghasilan sampingan atau tambahan, tapi penghasilan pokok. (RETHA/H)









