KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pelestarian ekosistem perairan.

Salah satu fokusnya adalah mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan alat tangkap ikan yang dilarang  dan dapat mengganggu kelestarian populasi ikan.

Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan agar tetap lestari dan bebas dari praktik penangkapan ikan ilegal yang merugikan.

"Kita terus memberikan edukasi dan imbauan agar tidak ada yang melakukan praktik penangkapan ikan menggunakan peralatan yang dilarang seperti setrum dan lainnya," ujar Halidah, Senin, 6 Januari 2025.

Dinas Perikanan menekankan penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan sebagai upaya menjaga populasi ikan di perairan sungai Seruyan.

--page

"Dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, kita berharap populasi ikan tetap terjaga dan masyarakat tetap dapat menikmati hasil perairan secara berkelanjutan," tambahnya.

Halidah juga menekankan bahwa pelestarian ekosistem perairan memerlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

 "Dengan sinergi ini, kita dapat menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan mencegah kerusakan akibat aktivitas yang tidak bertanggung jawab," tutupnya. (FAHRUL/y)