BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan lebat disertai angin kencang telah memporak porandakan atap rumah warga dan menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik, di kawasan BTN Amarilis 4, RT 8, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, pada Senin, 6 Januari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.
Video kondisi rumah warga yang atapnya terlepas pun beredar ramai di media sosial.
Susanti, salah satu warga BTN Amarilis 4, menjelaskan bahwa angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras.
"Waktu hujan deras kemudian seperti kena pusaran angin puting beliung sehingga atap rumah warga terbang. Kejadian ini tepatnya di BTN Amarilis 4, dibelakang Mega Mart," ujarnya.
Beredar informasi, setidaknya lima rumah dilaporkan mengalami kerusakan, akibat terpaan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
"Jumlah pasti rumah yang rusak kami belum tahu. Tapi infonya ada 5 rumah yang terdampak," ungkapnya.
--page
Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan sejumlah kabel PLN putus, mengakibatkan listrik padam di kawasan tersebut.
“Kami berharap petugas segera datang ke sini untuk membantu, terutama memperbaiki kabel listrik yang putus,” ujar Susanti.
Warga lainnya juga tampak bergotong-royong untuk membersihkan puing-puing dari rumah yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerugian materi yang dialami warga. Namun, kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, khususnya saat musim hujan.
Pihak terkait, seperti BPBD dan PLN, diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk membantu warga yang terdampak dan memulihkan kondisi di BTN Amarilis 4. (DANANG/y)









