PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Intensitas hujan yang tinggi di Kota Palangka Raya beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit di musim hujan.

Andjar menjelaskan bahwa genangan air akibat hujan dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Selain DBD, berbagai penyakit lainnya juga mudah menjangkit di musim hujan, terutama jika lingkungan tidak bersih dan tidak sehat.

"Musim hujan identik dengan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab demam berdarah. Selain itu, berbagai penyakit lainnya juga mudah menjangkit di musim hujan, terutama jika lingkungan kita kotor dan tidak sehat," kata Andjar, Selasa, 7 Januari 2025.

Untuk mencegah hal tersebut, Andjar mengajak warga untuk rajin membersihkan selokan dan saluran air agar tidak tersumbat dan mencegah genangan air. Pembuangan sampah juga harus dilakukan dengan benar, di tempat sampah yang telah disediakan.

"Selain itu, kita juga harus rajin membersihkan rumah masing-masing, terutama bagian-bagian yang rawan menjadi sarang nyamuk. Pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah, dan tutup rapat tempat penampungan air," imbau Andjar.

Andjar juga mendorong partisipasi aktif warga dalam kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar. Ia berharap melalui kesadaran dan kerja sama kolektif, lingkungan di Palangka Raya tetap bersih dan sehat meskipun di musim hujan.

"Dinas Kesehatan Palangka Raya juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (PATHUR/R)