BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang sering terjadi akhir-akhir ini.
Cuaca buruk tersebut meningkatkan risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Budi menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon, terutama pohon yang sudah tua atau kondisi akarnya lemah, tumbang.
Pohon tumbang dapat menimpa rumah, kendaraan, atau bahkan orang yang sedang beraktivitas di luar ruangan.
"Sering terjadi hujan dan angin kencang di Palangka Raya akhir-akhir ini. Plt Kepala BPBD Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengimbau masyarakat waspada dengan adanya potensi pohon tumbang," kata Hendrikus, Selasa, 7 Januari 2025.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Palangka Raya menyediakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang siap membantu masyarakat dalam menangani pohon rawan tumbang. Masyarakat dapat meminta bantuan TRC BPBD untuk melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang.
Masyarakat dapat menghubungi call center TRC BPBD Palangka Raya melalui nomor telepon 0822-5400-6245, 0813-4862-5236, atau 0822-5588-2532.
Tim TRC BPBD akan segera merespon laporan dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah terjadinya pohon tumbang.
BPBD Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati selama musim hujan. Hindari berteduh di bawah pohon yang terlihat rapuh atau berpotensi tumbang.
"Jika menemukan pohon yang rawan tumbang, segera laporkan kepada TRC BPBD Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)









