BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas mencatatkan peningkatan signifikan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) sepanjang tahun 2024.
Salah satu pencapaian mencolok adalah pada Nilai Indeks Tingkat Digitalisasi Arsip yang dirilis oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) awal Januari 2025, di mana Kapuas meraih nilai 87,91 kategori A (Memuaskan) dari sebelumnya 75,81 kategori BB (Sangat Baik).
Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat, mengungkapkan bahwa digitalisasi arsip ini merupakan upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Digitalisasi Arsip yang dilakukan merupakan alih media dari arsip fisik menjadi arsip elektronik, atau dikenal dengan istilah alih media,” katanya, Selasa, 7 Januari 2025.
Selain itu, Kabupaten Kapuas juga meraih penghargaan atas implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan berada di kategori BB (Sangat Baik) untuk pengawasan kearsipan.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital.
"Pencapaian ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk bimbingan dari ANRI, Perpustakaan Nasional, dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Kalteng)," ujarnya. (DODI/j)









