TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Desa (Pemdes) Rodok bersama Relawan Desa Rodok (RDR) di Kabupaten Barito Timur, melakukan penambalan jalan nasional yang berlubang di wilayah desa tersebut, Selasa, 7 Januari 2024. 

Penambalan dilakukan di dua titik, yaitu RT 01 dan RT 05, menggunakan campuran pasir, batu split dan semen hasil swadaya masyarakat.

Kepala Desa Rodok, Jaro L Tuah, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi akibat kerusakan jalan. 

"Penambalan ini dilakukan karena lubang di jalan nasional membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus lalu lintas meningkat karena Haul ke-20 Guru Sekumpul di Kabupaten Banjar," kata Jaro di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya telah terjadi kecelakaan beruntun akibat lubang jalan. 

"Senin malam lalu, terjadi kecelakaan beruntun melibatkan beberapa sepeda motor. Syukurnya, korban hanya mengalami luka lecet dan keseleo," ujarnya.

Jaro menilai penanganan jalan nasional yang rusak sering kali lambat karena harus menunggu respons dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PBJN). Sementara itu, masyarakat hanya bisa melakukan perbaikan darurat untuk mengurangi risiko kecelakaan.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat menyisir dan menginventarisasi jalan-jalan yang rusak untuk segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban jiwa," tutupnya.

Kegiatan ini menjadi wujud gotong royong masyarakat Desa Rodok untuk menjaga keselamatan pengguna jalan meskipun dengan keterbatasan sumber daya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)