PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengungkapkan harapannya agar seluruh pemuda di provinsi ini memiliki gelar sarjana guna mendukung pembangunan daerah.

Hal itu diungkapkan saat peninjauan kawasan Ponton, Senin, 6 Januari 2024. Menurut Sugianto, peningkatan pendidikan generasi muda akan berdampak besar pada sektor ekonomi, teknologi, dan kesehatan di Kalteng.

“Meningkatkan tingkat pendidikan di kalangan generasi muda akan membawa dampak besar bagi pembangunan daerah,” sebut Sugianto.

Sugianto menilai sengan memiliki pendidikan tinggi, pemuda-pemudi Kalteng akan lebih siap menghadapi tantangan global, berkontribusi dalam sektor-sektor penting.

Beberapa program digencarkan di sektor pendidikan seperti program beasiswa dan bantuan pendidikan salah satunya adalah Tabungan Beasiswa (TABE) BERKAH senilai Rp7,5 juta per mahasiswa per tahun, yang diperuntukkan bagi lebih dari 13 ribu mahasiswa.

Kemudian peningkatan kesejahteraan guru dengan program 5000 Rumah Guru Berkah untuk meningkatkan kesejahteraan guru dengan membantu pembayaran uang muka (DP) rumah sebesar Rp10 juta, sehingga DP menjadi 0 persen.

Digitalisasi Pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sampai yang terbaru Program BERSINERGI sebuah platform digital yang menawarkan karya-karya siswa kepada masyarakat, menyediakan pasar daring untuk produk-produk tersebut. (HERMAWAN DP/R)