BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil ikan gabus di wilayah setempat.
Tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, ikan gabus dari desa ini juga dipasarkan hingga ke luar daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Halidah, menjelaskan bahwa hasil tangkapan ikan gabus di desa tersebut sangat bervariasi tergantung pada musim.
“Musim kemarau biasanya menjadi waktu yang tepat untuk menangkap ikan gabus karena air sungai surut dan ikan lebih mudah ditemukan,” ujar Halidah, Rabu, 8 Januari 2025.
Ikan gabus hasil tangkapan nelayan Desa Tanjung Rangas biasanya dijual di pasar tradisional desa, dibawa ke Kuala Pembuang, hingga dipasarkan ke luar daerah.
Menurut Halidah, ikan gabus tidak hanya diminati dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk makanan.
“Selain dikonsumsi segar, ikan gabus juga diolah menjadi makanan seperti pepes, pindang, atau kerupuk. Saat ini, banyak perajin di wilayah Kuala Pembuang yang mengolah ikan gabus menjadi kerupuk dan abon yang cukup diminati,” tandasnya. (FAHRUL/j)









