PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau -  Mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Kantan Dalam Kabupaten Pulang Pisau banyak bergerak di bidang pertanian, salah satunya petani perkebunan kelapa sawit. 

Kepala Desa Kantan Dalam, Minar, menyampaikan, 40 persen masyarakat Desa Kantan Dalam bergerak dibidang pertanian kelapa sawit, hasil dari perkebunan kelapa sawit dan pertanian lainnya bisa memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. 

"Ekonomi masyarakat Desa Kantan Dalam untuk saat ini, tidak begitu mengkhawatirkan karena bisa berdaya dari hasil pertanian," kata Minar Rabu, 8 Januari 2025.

Minar menyambut baik adanya Raperda inisiatif DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) terkait Harga Tandan Buah Sawit segar. 

"Saya pribadi sangat setuju dengan adanya peraturan yang mengatur harga buah sawit, dimana banyak masyarakat Desa Kantan Dalam bertani kelapa sawit, dan jika terkait harga diatur dalam Perda, masyarakat akan terjamin secara ekonomi dan masyarakat bisa mandiri secara ekonomi," ujar Minar. 

Kendati demikian, Minar berharap dukungan pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk peningkatan infrastruktur dan penyediaan pabrik sawit untuk pekebun swadaya masyarakat, sehingga mempermudah pengangkatan hasil panen. (RETHA/j)