BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau kepada masyarakat, untuk dapat lebih waspada ditengah cuaca ekstrem saat ini.
Bencana alam seperti ini (musibah angin kencang) tidak bisa dihindari. Namun, dengan kewaspadaan merupakan upaya untun menghindari korban jiwa.
"Terutama apabila terjadi angin kencang di malam hari, masyarakat jangan terlalu pulas pada saat tidur, bila terjadi sesuatu bisa dengan cepat mencari tempat yang lebih aman," ujarnya, Rabu, 8 Januari 2025.
Kemudian, kepada masyarakat yang ada di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Kumai, agar bisa msmbaca situasi alam, jika tidak memungkinkan bagi masyarakat yang ada di dekat bibir pantai sebaiknya mengungsi ketempat yang lebih tinggi.
"Karena saat ini cuaca ekstrem mengakibatkan gelombang tinggi, masyarakat harus lebih waspada," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kobar Mulyadin didampingi Wakil Ketua II Sri Lestari turut serta bersama Pj Bupati Kobar Budi Santosa dan jajaran, meninjau lokasi warga yang terdampak musibah angin kencang di Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya secara simbolis menyalurkan paket sembako. Serta mendukung untuk memberikan bantuan perbaikan rumah yang rusak.
Setidaknya ada 59 rumah warga, serta tempat ibadah dan juga tempat ibadah rusak terkena angin kencang yang terjadi pada Senin, 6 Januari 2025. (DANANG/j)
Cuaca Ekstrem, DPRD Kobar Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Kalteng Jadi Sasaran Dry Ice, BNPB Tegaskan Bukan untuk Padamkan Api Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







