BORNEONEWS, Sampit - Harga emas perhiasan dengan kadar 99 di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meroket. Namun, hal ini tak menyurutkan minat masyarakat untuk memburu perhiasan emas dengan kadar tertinggi ini.
Darsani pemilik Toko Emas Mitra Baru, mengungkapkan bahwa tren pembelian emas 99 meningkat sejak tahun 2024. "Harga emas 99 ini memang fluktuatif, mengikuti harga emas dunia. Saat ini sedang naik Rp 10.000 per gram dari harga minggu lalu," ujarnya, Rabu, 9 Januari 2025.
Harga emas 99 dibanderol Rp 1.370.000 per gram. Sebagai perbandingan, emas kadar 750 dihargai Rp 1.150.000, kadar 700 Rp 1.050.000, kadar 420 Rp 690.000, dan kadar 375 Rp 630.000. Emas Antam dijual dengan harga Rp 1.570.000 per gram.
Darsani atau H. Sani mengungkapkan meski harga emas 99 terus naik, namun daya beli masyarakat cukup tinggi. Bukannya minat masyarakat menurun melainkan terus meningkat membeli emas tersebut.
Tingginya minat warga terhadap emas 99 berdampak pada menumpuknya perhiasan emas dengan kadar lebih rendah.
--page
"Perbandingan pembelian dan penjualan emas 99 sekitar 60:40, sementara kadar di bawahnya 55:45," terang Sani.
Sani menilai, masyarakat memilih emas 99 karena mempertimbangkan keuntungan jangka panjang. Sebagian besar juga berpikir untuk investasi. Hal tersebut dapat dilihat dari perputaran jual beli emas yang tidak seimbang tersebut.
"Mungkin mereka berpikir keuntungannya lebih banyak, sehingga banyak yang membeli emas 99. Kami saja cukup kewalahan menerima pemesanan perhiasan yang meningkat," ungkapnya. (DEVIANA/y)









