PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS menargetkan peningkatan produktivitas pekerja dan efisiensi biaya melalui pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Peningkatan kualitas buah kelapa sawit dan produksi buah juga menjadi fokus utama perusahaan.

"Dengan strategi ini, SSMS berharap dapat mencapai pertumbuhan laba yang signifikan pada tahun 2025. Investasi dalam infrastruktur dan peningkatan kualitas produk diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kinerja perusahaan di masa depan," kata Direktur Utama SSMS, Jap Hartono pada Rabu, 8 Januari 2025.

Secara keseluruhan, katanya, SSMS menunjukkan kinerja yang positif dan optimis dalam mencapai target pertumbuhan laba yang telah ditetapkan. Dengan dukungan capex yang besar dan strategi bisnis yang tepat, perusahaan ini berpotensi untuk terus berkembang dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.

"SSMS berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keuangannya dan memberikan hasil yang optimal bagi para pemegang saham," tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa untuk tahun 2025 ini SSMS telah menargetkan pertumbuhan laba hingga 80 persen. Untuk mencapai target tersebut, SSMS telah menyiapkan belanja modal atau capex sebesar Rp 700 miliar.

--page

Jap Hartono menyatakan bahwa capex ini akan digunakan untuk pemeliharaan perkebunan, pembelian mekanisasi alat berat, perawatan mesin, serta pembangunan infrastruktur dan fasilitas di perkebunan.

"Sebagian besar sumber pendanaan capex ini berasal dari laba akhir tahun buku 2024 dan dana simpanan SSMS. Kita optimis bahwa dengan peningkatan harga CPO dan rencana anggaran belanja 2025, SSMS dapat meningkatkan laba bersih mencapai 80 persen dibandingkan tahun 2024," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)