KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran atau TEPRA bulanan, bertempat di Aula Dinkes setempat.

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi realisasi anggaran tahun 2024 sekaligus merencanakan tindak lanjut di tahun 2025. 

Sekretaris Dinkes Kapuas, Jum’atil Fajar memimpin rapat menekankan pentingnya kolaborasi antarbidang dalam menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat adalah terkait serapan anggaran di beberapa bidang. 

"Kondisi ini dinilai memengaruhi capaian program prioritas yang telah direncanakan. Untuk itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antarbidang agar kendala yang ada dapat diatasi dengan efektif," katanya, Rabu, 8 Januari 2025.

--page

Selain evaluasi anggaran, pembahasan juga mencakup penanganan penyakit stroke, termasuk kebutuhan alat kesehatan, pelatihan sumber daya manusia, serta penguatan program pencegahan dan penanganan stroke di tingkat Puskesmas.

Tahun ini, Dinkes berencana melatih lebih banyak tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini dan penanganan stroke, sebagai upaya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Agenda lainnya adalah pengembangan aplikasi “Kombat” yang berfungsi memantau kinerja posyandu.

Namun, pelatihan kader posyandu dan pengisian data dalam aplikasi masih menjadi tantangan yang harus segera dituntaskan. Solusi atas kendala ini menjadi salah satu prioritas dalam rapat tersebut.

--page

Rapat diakhiri dengan diskusi mengenai strategi dan target serapan anggaran untuk tahun 2025. Ia berharap seluruh bidang dapat bekerja lebih sinergis demi capaian yang lebih baik pada tahun mendatang. (DODI/Y)