SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) di bawah kepemimpinan Bupati Halikinnor terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pada tahun 2024, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperbaiki dan membangun fasilitas kesehatan guna mendukung pelayanan yang lebih baik.

Berdasarkan data terbaru, jumlah Puskesmas dalam kondisi baik terus meningkat, sementara fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan ringan mengalami penurunan.

Selain itu, pembangunan fasilitas kesehatan pada Puskesmas Pembantu juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan total 73 unit dalam kondisi baik.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal, Pemkab Kotim juga telah melakukan rehabilitasi dan pembangunan pada 9 fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Induk.

Proyek lainnya mencakup pembangunan PSC 119, perluasan Gedung Farmasi Kabupaten, serta pengadaan berbagai kendaraan pendukung operasional kesehatan.

--page

Sepanjang tahun 2024, sebanyak 16 unit mobil Pusling atau Puskesmas Keliling telah disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan ke daerah terpencil. Selain itu, pengadaan mobil PSC 119 dan mobil distribusi kefarmasian juga dilakukan untuk mendukung distribusi obat dan alat kesehatan secara lebih efisien.

"Pembangunan infrastruktur kesehatan ini merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Kotim. Kesehatan adalah prioritas utama. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas," kata Halikinnor, Rabu, 8 Januari 2025.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kotim, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting yang masih menjadi perhatian di daerah tersebut.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan di bidang kesehatan demi terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)