BORNEONEWS, Gunung Mas - Peringatan HUT ke-71 Palang Merah Indonesia, 17 September 2016, tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dipusatkan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Upacara peringatan HUT PMI 2016 dipusatkan di halaman kantor Bupati Gumas, sedangkan kegiatan sosial dilaksanakan di komplek Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kurun, Senin (19/9/2016).
Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT PMI, seperti donor darah, pelayanan pengobatan kesehatan gratis, mengajarkan anak-anak untuk menerapkan hidup bersih dan sehat dan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat untuk masyarakat. Kegiatan sosial di SDN 2 Kurun dihadiri langsung Ketua Kalteng Nahson Taway, Wakil Bupati Gumas Rony Karlos, ketua PMI Gumas Anthony L Djaga dan sejumlah pejabat dilingan Pemkab Gumas.
Di sela kegiatan sosial, ketua PMI Kalteng, Nahson Taway mengatakan, sebagai mana tugas PMI yakni melakukan tugas kemanusiaan. Pihaknya jua berupaya memberikan informasi kepada masyarakat terkait tugas PMI. Dengan begitu, akan dapat mengajak masyarakat lebih mengenal PMI dan tertarik dengan PMI.
“Kegiatan PMI ini, disamping donor darah, pelayanan kesehatan gratis. Kita mempuanyai tugas dalam rangka terjadi bencana atau hal-hal yang bisa menimbulkan masalah bagi masyarakat,” terang dia.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Palangka Raya dan Wakil Gubernur Kalteng itu, pihaknya juga berupaya memberikan pemahaman dan pelatihan kepada generasi muda. Supaya mempunyai kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Disamping itu, kesempatan itu PMI juga memberikan pemahaman terkait dampak dari kabut asap bagi kesehatan.
“Bila terjadi bencana jangan hanya sebagai penonton, tetapi diharapkan bagaimana ikut terlibat menolong. Tugas PMI tidak mengambil alih tugas pemerintah, namun kita membantu dan memberikan dukungan sesuai tugas yang dipercayakan kepada PMI,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gumas, Rony Karlos menyatakan, menyambut baik dilaksanakannya peingatan HUT PMI tingkat provinsi di Kabupaten Gumas. Hal itu membawa dampak yang sangat positif untuk masyarakat. Terlebih dengan dilaksanakan kegiatan sosial berupa pelayanan kesehatan, donor darah dan kegiatan lainnya.
“Sangat menyambut baik kegiatan sosial yang dilakukan PMI. Kedepan kita harapkan anak-anak yang mendapat penyuluhan kesehatan bisa meneruskan pola hidup sehat, begitu juga kepada masyarakat bisa mengerti akan dampak kebakaran hutan dan lahan serta tertarik melakukan donor darah,” pungkasnya. (EPRA SENTOSA/N).








