BORNEONEWS, Pangkalan - Setelah melalui mekanisme partai yang panjang, akhirnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan merekomendasikan pasangan Nurhidayah-Ahmadi Riansyah (Nurani) sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilbub Kotawaringin Barat (Kobar) 2017.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kobar Mulyadin mengungkapkan, surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan tersebut telah dikeluarkan 18 Agustus 2016 untuk pasangan Nurani.
Lanjut Mulyadin, surat yang dijadikan sebagai syarat dukungan partai saat mendaftar ke KPU itu ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
"Kami menyerahkan dukungan dari DPP PDI Perjuangan kepada pasangan Nurani untuk menjawab keraguan publik. Jadi kita siap memenangkan pasangan Nurani dalam Pilbup kobar 2017," kata Mulyadin di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kobar.
Dengan surat rekomendasi itu, seluruh kader PDI Perjuangan wajib memenangkan pasangan Nurani dalam Pilkada Kobar. Sedangkan kader PDI Perjuangan uang mendukung pasangan lain akan mendapat sanksi.
"Dengan adanya mandat ini secara struktural partai harus mendukung Nurani menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kobar periode 2017 - 2022," imbuhnya.
Sementara itu Ahmadi Riansyah menyatakan siap melaksanakan tugas seperti yang diperintahkan dalam surat mandat yang dikeluarkan oleh DPP. Dengan adanya rekomendasi ini maka mesin partai mulai bergerak.
"Ini adalah perintah partai dan saya siap menjalankanya," ucap Ahmadi Riansyah penuh keyakinan.
Selain dari PDI Perjuangan, kata Ahmadi, ada enam partai lain yang mendukung, yakni Golkar, PAN, Demokrat, Nasdem, PKB dan PPP. Partai baru yakni Perindo turut mendukung meski tidak memiliki kursi di DPRD.
"Total ada tujuh partai dengan jumlah 22 kursi," bebernya.
Setelah tujuh partai menyatakan sikap dan dukungannya ke kubu Nurani, saat ini masih menyisakan dua partai lagi, yakni Partai Gerindra dengan tujuh kursi di DPRD Kabupaten Kobar dan PKS yang memiliki satu kursi. (FAHRUDDIN/m)








