BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya mencatat angka kecelakaan lalu lintas yang mengkhawatirkan sepanjang tahun 2024. Tercatat sebanyak 303 kasus kecelakaan terjadi, mengakibatkan 46 korban meninggal dunia, 11 luka berat, dan 365 luka ringan.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, AKP Egidio Sumilat, melalui Kanit Gakkum Iptu Eko Nurhanto, mengungkapkan bahwa kelalaian pengendara menjadi penyebab utama kecelakaan. Kondisi jalan yang kurang memadai, seperti jalan bergelombang dan minim penerangan, juga turut berperan.
Iptu Eko Nurhanto menjelaskan bahwa upaya pencegahan kecelakaan telah dilakukan secara intensif oleh Polresta Palangka Raya, berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kejaksaan Negeri (Kejari).
Sosialisasi dan imbauan masif telah dilakukan melalui berbagai media, termasuk pemasangan spanduk dan baliho di titik-titik rawan kecelakaan. Sosialisasi juga gencar dilakukan melalui media sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
"Namun, upaya tersebut dirasa masih belum cukup efektif," ungkapnya, Kamis, 9 Januari 2025.
Iptu Eko Nurhanto menekankan perlunya peningkatan kesadaran dan tanggung jawab dari setiap pengguna jalan.
Ia mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan pengaman seperti helm dan safety belt, memeriksa fungsi kendaraan secara berkala, serta mematuhi batas kecepatan dan beristirahat jika merasa lelah.
"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama," tegas Iptu Eko.
Ia berharap imbauan ini dapat diindahkan oleh seluruh masyarakat Palangka Raya. Dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan, menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Polresta Palangka Raya menyadari bahwa dibutuhkan pendekatan komprehensif untuk mengatasi masalah ini. Selain sosialisasi dan penegakan hukum, perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan.
Kerjasama yang baik antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat krusial untuk menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman di Palangka Raya.
Pihak kepolisian berharap agar masyarakat turut aktif dalam melaporkan kondisi jalan yang membahayakan dan memberikan informasi terkait potensi kecelakaan.
"Dengan kerja sama yang solid, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Palangka Raya dapat menurun drastis di tahun-tahun mendatang," pungkasnya. (PATHUR/j)









