BORNEONEWS, Kapuas - Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Kapuas kini memiliki 3.600 lebih judul buku dengan 3.000 anggota pembacanya. Setiap hari perpustakaan yang berada di Jalan Kartini, Kota Kapuas ini didatangi puluhan pembaca. Baik dari kalangan pelajar, mahasiswa maupun dari masyarakat umum.

Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Kapuas, Nor Apiati muhajirin, melalui staf bagian pelayanan Yusuf mengatakan, dalam setiap harinya beberapa pelajar sekolah dasar, maupun SMP pada jam-jam istirahat dua kali mendatanggi kantor perpustakaan secara rombongan, yang mana sekolah mereka hanya berjarak sekitar 30 meter dari perpustakaan.

"Cukup lumayan sibuk apabila jam istirahat siswa baik SD,SMP dan SMA dalam sehari 2 kali istirahat dan memang dekat dengan perpustakaan."kata Jusuf, staf Pelayanan KPAD Kapuas, Senin (19/9/2016).

Selain itu pelajar SMA maupun mahasiswa serta masyarakat umum yang gemar membaca datang ke tempat ini."Kita juga menyediakan perpustakaan keliling, sesuai jadwal. Setiap hari mobil kita ke beberapa desa yang dekat dengan sasaran ke beberapa sekolah,"terang Yusuf sambil memperlihatkan sebuah Toyota Kijang Kapsul yang mana di bagian belakangnya disulap menjadi tempat susunan rak buku bacaan.

Ditambahkannya, sudah berjalan beberapa bulan ini, pihaknya mengadakan pelatihan atau kursus komputer. Satu angkatan dilatih selama satu minggu dengan jumlah total sampai hari ini 2.000 orang peserta. Pesertanya adalah masyarakat umum, sebagian pelajar maupun beberapa karyawan swasta. Dengan adanya kursus ini, maka jumlah pembaca di perpustakaan meningkat. Sebab sebelum peserta mendapatkan giliran untuk dilatih, mereka berkesempatan untuk membaca di ruang perpustakaan.

Disinggung apakah ada peningkatan jumlah pembaca, menurut Yusuf memang ada yakni dalam setiap bulannya peningkatan jumlah pembaca mencapai 50 persen.

Kemudian buku-buku yang disajikan merupakan buku baru yang mana buku tersebut banyak disenanggi oleh para pembacanya.

Sebelumnya dilaksanakan pembukaan Kapuas Book Fair 2016 yang diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Kapuas. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kapuas H Muhajirin, di Lapangan Bukit Ngalangkang, Jumat (16/9/2016).

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gendang.Pada kesempatan itu Wakil Bupati Kapuas menyampaikan sambutan tertulis Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat serta permohonan maaf Bupati Kapuas Karena tidak dapat berhadir.Muhajirin menyampaikan bahwa indonesia berada pada peringkat terendah dalam membaca.

"Kurangnya minat baca di Indonesia juga ditunjukkan hasil survey berkala di 40 negara dengan sampel pelajar berusia 15 tahun indonesia berada di posisi ke dua terbawah,"terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dikeluarkaan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012, sebanyak 91,68 persen penduduk yang berusia 10 tahun ke atas lebih menyukai menonton televisi, dan hanya sekitar 17,66 persen yang menyukai membaca surat kabar, buku atau majalah.

"Konsumsi satu surat kabar di Indonesia dengan pembacanya rasio 1 berbanding 45 orang. Padahal idealnya satu surat kabar dibaca 10 orang, dan ini harus menjadi perhatian kita semua,"ungkap Muhajirin. (DJEMMY NAPOLEON/N).