KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berkomitmen mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya dengan mengoptimalkan potensi lokal.

Salah satu langkah strategis adalah mengadakan berbagai pelatihan bagi perajin lokal guna mengembangkan produk kerajinan berbasis bahan baku khas daerah.

Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, mengungkapkan bahwa potensi rotan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan produk lokal sehingga bernilai ekonomis.

“Rotan adalah salah satu kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Seruyan. Kami berharap berbagai kerajinan lokal berbahan rotan, seperti tas dan aksesori, bisa terus berkembang dan memiliki nilai jual tinggi,” ujar Djainuddin Noor belum lama ini.

Pelatihan yang digelar oleh Pemkab Seruyan memberikan kesempatan bagi para perajin untuk mempelajari teknik baru dalam mengolah rotan.

Produk seperti tas rotan, handbags, dan berbagai aksesori lainnya kini mulai diproduksi dengan menggabungkan anyaman rotan dan bahan kulit.

“Kegiatan ini penting untuk memperkaya variasi produk kerajinan daerah, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Djainuddin Noor optimistis bahwa upaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas produk kerajinan tangan tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih besar, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Semoga langkah ini membawa manfaat besar bagi para perajin dan memajukan industri kerajinan di Seruyan,” tutupnya. (FAHRUL/j)