SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Ketua KPU Kabupaten Sukamara, Abdul Kadir berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati Sukamara. 

“Memang dalam proses tahapan, kami berharap kepada masyarakat Kabupaten Sukamara untuk tetap menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban, terutama kerukunan sebelum masa pelantikan,” ucap Abdul Kadir usai rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Serentak tahun 2024 pada Kamis, 9 Januari 2025.

Kadir berharap agar tidak ada lagi perbedaan di masyarakat, sehingga bisa saling rangkul dalam memajukan pembangunan Bumi Gawi Barinjam. 

“Dalam masa ini, harapan kita kepada masyarakat agar sudah mulai meninggalkan aroma kompetisi sisa-sisa Pilkada kemarin, tidak ada lagi 01 atau 02, yang ada adalah masyarakat sama-sama menginginkan kemajuan dan melanjutkan kemajuan itu bersama pemimpin yang sudah mereka tentukan sendiri,” tuturnya. 

Abdul Kadir menambahkan, untuk pelaksanaan pelantikan, berdasarkan penjadwalan yang sudah disiapkan oleh KPU RI, untuk pelantikan gubernur dijadwalkan pada tanggal 7 Februari dan bupati di tanggal 10 Februari.

Sementara arahan dari MK menginginkan agar pelantikan dilaksanakan secara serentak pada bulan Maret, mengingat adanya sengketa PHP di beberapa pemilihan gubernur dan wakil gubernur. 

“Jadi akan dilihat apakah kita pelantikan di bulan Februari atau Maret, karena untuk pelantikan bupati dilakukan oleh gubernur yang baru, sehingga menunggu pelantikan gubernur terlebih dahulu,” terang Kadir. (NORHASANAH/j)