PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pangkalan Bun Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah, menggelar razia gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Kotawaringin Barat (Kobar).

Razia ini dilakukan di blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rabu, 8 Januari 2025, secara insidentil untuk mencegah pelanggaran serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalan Bun, Herry Muhamad Ramdan, memimpin langsung penggeledahan ini dengan dukungan penuh dari tim gabungan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa secara menyeluruh kamar hunian WBP guna memastikan tidak ada barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam, maupun narkoba. Tim yang terlibat terdiri dari petugas Lapas, jajaran KPLP, Kamtib, regu pengamanan, serta personel dari BNN dan Polres Kobar.

Herry Muhamad Ramdan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah rutin yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

"Kami akan terus melakukan penggeledahan ataupun razia pada kamar hunian WBP, untuk memastikan tidak adanya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, serta untuk menghindari adanya barang-barang terlarang seperti handphone (HP) dan barang berbahaya lainnya," ujarnya, kepada awak media, Kamis, 9 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa pengawasan yang ketat merupakan komitmen Lapas Pangkalan Bun dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi warga binaan maupun petugas.

“Sinergi dengan BNN dan Polres Kobar ini menjadi wujud nyata dari upaya kami untuk meningkatkan keamanan, khususnya di awal tahun 2025 ini,” lanjut Herry.

Selain sebagai bentuk deteksi dini, razia ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran para warga binaan agar mematuhi aturan yang berlaku selama masa pembinaan.

Petugas memastikan setiap blok hunian diperiksa dengan teliti dan barang-barang terlarang yang ditemukan langsung diamankan untuk proses lebih lanjut.

Razia seperti ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih kondusif di dalam Lapas Pangkalan Bun. Pihak Lapas berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas keamanan. (DANANG/j)