BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Urianinu Napulangit menyampaikan harapannya agar tahun ini menjadi tahun yang lebih sejahtera.
Harapan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam ritual Pakanan Sahur dan Mapas Lewu Pahandut yang berlangsung di Balai Basarah Tuyang Hasuling Riwut yang berlangsung sejak 7-9 Januari 2025.
Ritual yang sarat akan makna spiritual ini untuk membersihkan suatu daerah dari segala pengaruh negatif, baik yang berasal dari perbuatan manusia maupun gangguan roh jahat.
Melalui ritual ini, masyarakat setempat berharap agar kehidupan mereka menjadi lebih harmonis, tenteram, dan sejahtera.
Urianinu menyampaikan ritual ini merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya Dayak.
Dia uga berharap agar ritual seperti ini dapat terus dilestarikan oleh generasi muda, sehingga warisan budaya leluhur tidak hilang ditelan zaman.
“Ritual Pakanan Sahur dan Mapas Lewu ini memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Dayak. Melalui ritual ini, kita memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita semua diberikan keselamatan dan kesejahteraan,” katanya.
Selain itu, ritual ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga. Dalam suasana penuh kekeluargaan, masyarakat berkumpul untuk bersama-sama melaksanakan ritual ini.
Dengan diselenggarakannya ritual Pakanan Sahur dan Mapas Lewu, diharapkan Kota Palangka Raya dapat menjadi kota yang aman, nyaman dan sejahtera bagi seluruh warganya. (HENDRI/H)
Ritual Pakanan Sahur dan Mapas Lewu untuk Palangka Raya Sejahtera
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







