BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Urianinu Napulangit menyerukan generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya leluhur, salah satunya adalah ritual Mamapas Lewu.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri ritual Pakanan Sahur dan Mapas Lewu Pahandut di Balai Basarah Tuyang Hasuling Riwut.
Ritual Mamapas Lewu bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari pengaruh negatif, memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Dayak.
Urianinu menekankan pentingnya menjaga kelangsungan ritual ini agar nilai-nilai luhur budaya Dayak tetap hidup dan lestari.
“Generasi muda adalah penerus bangsa. Mereka memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya kita. Ritual Mamapas Lewu ini bukan hanya sekadar upacara adat, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis yang sangat mendalam,” katanya, Jumat, 10 Januari 2025.
Dia berharap generasi muda dapat lebih aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan pelestarian budaya, termasuk ritual Mamapas Lewu. Dengan demikian, warisan budaya Dayak dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Saya mengajak generasi muda untuk tidak malu dengan budaya kita sendiri. Mari kita bersama-sama melestarikan ritual Mamapas Lewu agar generasi mendatang dapat merasakan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya,” ajaknya.
Melalui pelestarian budaya, diharapkan Kota Palangka Raya dapat menjadi kota yang kaya akan nilai-nilai luhur dan memiliki identitas yang kuat.
Selain itu, pelestarian budaya juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat tentang budaya Dayak. (HENDRI/R)
Generasi Muda Palangka Raya Diajak Lestarikan Ritual Mamapas Lewu
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
Komentar (0)
Memuat komentar…







