BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya Dayak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kebudayaan.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Urianinu Napulangit.
Dia menjelaskan peningkatan SDM ini bertujuan untuk melatih masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu menciptakan produk-produk kerajinan tangan yang bernilai tinggi dan memiliki ciri khas budaya Dayak.
“Kami ingin agar warisan budaya Dayak tidak hanya dinikmati, tetapi juga dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” katanya, Jumat, 10 Januari 2025.
Pelatihan yang akan diberikan meliputi berbagai teknik pembuatan kerajinan tangan, seperti anyaman, ukiran, dan batik.
Selain itu, para peserta pelatihan juga akan diberikan pengetahuan tentang sejarah dan filosofi di balik setiap motif dan desain yang ada pada produk-produk kerajinan Dayak.
“Dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang memadai, diharapkan dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya juga akan memfasilitasi pemasaran produk-produk kerajinan tangan hasil karya masyarakat.
Hal ini dilakukan dengan cara mengikutsertakan produk tersebut dalam berbagai pameran dan event, baik di tingkat lokal maupun nasional. (HENDRI/R)
Pemko Palangka Raya Tingkatkan SDM Bidang Kebudayaan untuk Lestarikan Budaya Dayak
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







