BORNEONEWS, Kobar - Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) bakal membangun gedung baru untuk instalasi gawat darurat (IGD). Diperkirakan biaya bangunan tersebut ditaksir mencapai Rp30 miliar. Pembangunan IGD RSUD Pangkalan Bun sudah mulai dilakukan. Tahap pertama, merobohkan bangunan lama yang sudah tidak laik karena banyak kerusakan.

"Bangunan IGD RSSI memang sudah banyak yang rusak. Bahkan sebagai rumah sakit rujukan regional tentunya sudah seharusnya dibenahi. Harapannya nanti agar segera dibangun," kata Direktur RSUD Pangkalan Bun, Suyuti Syamsul melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana RUSD Kobar, Kardianto, di Pangkalan Bun, Senin (19/9/2016).

Untuk selanjutnya di atas lahan seluas 40 kali 30 meter tersebut nantinya direncanakan untuk dibangun tiga lantai. Hanya saja hal tersebut baru rencana tinggal anggaran dari pemerintah Kabupaten Kobar.

Diawal ini baru ada anggaran untuk membangun pondasinya saja. Setelah itu nantinya diserahkan kepada Pemkab Kobar bakal menganggarkan dana untuk melanjutkan bangunan IGD RSSI Pangkalan Bun.

"Kami harap pemkab juga bisa menganggarkan. Termasuk kita meminta agar Pemerintah Provinsi juga ikut membantu karena status RSSI ini adalah rumah sakit rujukan regional Provinsi Kalteng wilayah barat," ujarnya.

Sudah selayaknya rumah sakit rujukan tentu semua bangunan dan standarnya juga harus bagus. Sehingga pelayanan yang diberikan tidak mengecewakan kepada masyarakat.

"Bangunan tiga lantai nanti dilengkapi dengan standar rumah sakit. Termasuk peralatan kesehatan yang harus dipenuhi. Sehingga bangunan IGD RSSI yang baru menelan dana yang besar," terangnya.

Kardianto juga menjelaskan sebagai rumah sakit rujukan dari empat Kabupate di wilayah barat dan juga melayani masyarakat dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan begitu ke depan IGD baru diharapkan bisa selesai dua tahap. Sehingga tahun 2017 akhir bisa digunakan.

"harapannya ya cepat dibangun. Kalau bisa dua tahap tapi semua tergantung anggaran lagi. Yang jelas kami di RSSI terus memberikan pelayanan terbaik," katanya. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).