BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris TPPS Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden memaparkan hasil akhir monitoring dan evaluasi pendampingan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.
Linae Aden menyebutkan, survei SSGI dilaksanakan sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Selain itu data dari SSGI digunakan sebagai dasar evaluasi intervensi stunting dan penentuan Dana Insentif Daerah (DID).
“Sebaran blok sensus SSGI 2024 mencakup 891 blok di 14 kabupaten/kota dan tersebar di 628 Kelurahan/Desa,” ujarnya saat pemaparan final evaluasi di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia mengungkapkan dari progress updating Data Balita (SSGI 2024) per tanggal 9 Januari 2025, hampir semua kabupaten telah selesai melakukan progress updating.
Namun ada beberapa kabupaten dan kota yang belum menyelesaikannya seperti, Barito Utara, Lamandau, Katingan, Murung Raya dan Palangka Raya. (HERMAWAN DP/H)









