PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengungkapkan kendala logistik menjadi hambatan utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah ini.

“Lokasi lahan dan peralatan dapur yang dibutuhkan untuk menyiapkan makanan bergizi bagi para siswa belum sepenuhnya tersedia dengan baik, sehingga di Kalteng belum dapat dilaksanakan,” ujar Edy Pratowo, saat di DPRD Kalteng, baru baru ini.

Edy meminta kepala daerah di 14 kabupaten/kota agar mempersiapkan rencana kick off apabila program ini dapat dilaksanakan. Ia menegaskan pentingnya perencanaan yang matang untuk menyukseskan program tersebut.

“Kita ingatkan di awal tahun 2025 ini untuk kepala daerah agar membuat perencanaan yang matang dan mempersiapkan kick off yang berkaitan tentang makan siang gratis,” katanya.

Program MBG dirancang untuk memberikan makanan siang bergizi gratis. Meskipun belum dapat diterapkan di Kalteng, Edy berharap program ini mampu meningkatkan gizi dan kesehatan siswa.

“Walaupun belum bisa diterapkan di Kalteng kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan gizi dan kesehatan siswa-siswi di Kalteng,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/J)