KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bahrun Abbas menekankan pentingnya langkah pencegahan guna menekan risiko penyebaran penyakit tersebut.

“Masyarakat harus lebih waspada terhadap penyakit DBD, terutama di musim hujan seperti sekarang. Antisipasi harus lebih ditingkatkan,” kata Bahrun Abbas, Minggu, 12 Januari 2025.

Salah satu upaya utama dalam mencegah DBD adalah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk pemberantasan sarang nyamuk melalui metode 3M Plus  menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

“Selain melakukan 3M Plus, pastikan lingkungan selalu terjaga kebersihannya. Ini adalah kunci untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD,” jelasnya.

Bahrun mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurutnya, pencegahan DBD adalah tanggung jawab bersama.

“Kami dari Dinas Kesehatan terus melakukan berbagai upaya, seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui fogging. Namun, keberhasilan pencegahan ini akan lebih maksimal jika masyarakat turut aktif dalam upaya pencegahan berkembang biaknya nyamuk,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, dan bintik merah pada kulit.

Langkah preventif seperti ini diharapkan dapat menekan jumlah kasus DBD di Kabupaten Seruyan, terutama di masa rawan musim hujan.

“Mari bersama-sama kita jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan demi mencegah DBD,” tutupnya. (FAHRUL/R)