BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang bocah kelas 3 SD warga Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat meninggal akibat terbawa ombak hingga tenggelam di Pantai Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Minggu, 12 Januari 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman melalui Kasi Humas Iptu Paindoan Siregar menjelaskan kronologis kejadian tersebut.
"Sesaat sebelum kejadian, korban sedang berwisata di Pantai Teluk Bogam bersama teman sekolah dan ditemani keluarganya yaitu ibu korban," jelasnya. Saat itu korban bermain dipantai dangkal dan terpeleset, kemudian terbawa arus ombak.
"Saat korban terpeleset posisinya masih sempat dilihat oleh guru korban yaitu RS, dan berusaha mengejar namun korban sudah terbawa arus," jelasnya.
RS yang merupakan guru korban juga sempat mengalami sesak napas akibat banyak terminum air saat berusaha menolong korban.
"Korban ditemukan oleh regu penolong sekitar pukul 12.30 WIB yg terdiri dari gabungan Basarnas, Satpolair Polres kobar, Ditpolair polda, BPBD dan PMI, yang berjarak 500 meter dari tempat bermain korban," jelasnya.
Kasi Humas mengatakan korban selamat yang sempat berusaha menolong bocah tersebut yaitu RS dirawat di RSUD Imanuddin.
"Sedangkan korban meninggal yaitu bocah yang masih berstatus pelajar tersebut dibawa pulang kerumah untuk disemayamkan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









