BORNEONEWS, Sampit - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional di bawah kewenangan Presiden diharapkan dapat membantu keluarga berpendapatan rendah yang selama ini kesulitan mendapatkan makanan bergizi dengan harga terjangkau.
"Program MBG ini untuk meningkatkan status gizi peserta didik, khususnya bagi keluarga berpendapatan rendah yang selama ini kesulitan mendapatkan makanan bergizi dengan harga terjangkau," kata, Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, Minggu, 12 Januari 2025.
Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya asupan gizi yang baik untuk kehidupan yang sehat.
"Program ini bukan hanya soal pemberian makanan gratis, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya asupan gizi yang baik untuk kehidupan yang sehat," tegasnya.
Program MBG di Kotim direncanakan akan dilaksanakan di sekolah dan dikolaborasikan antara pemerintah daerah dengan TNI. Pemda Kotim telah melakukan koordinasi awal dengan Kodim 1015 Sampit terkait rencana program MBG itu.
"Kami juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program ini, termasuk melibatkan sektor swasta dan organisasi terkait. Diharapkan, setelah rapat koordinasi nanti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat segera dijalankan dengan efektif," ungkapnya.
Program MBG ini merupakan program nasional yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kewenangan Presiden.
Dengan meluncurkan program 'Menujukan Generasi Emas', BGN bertekad untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia mendapatkan asupan gizi yang memadai.
Program MBG ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kotim dan menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas. (DEVIANA/R)









