BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya aktif berperan dalam memastikan keamanan pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sebagai unit pelaksana teknis pengawasan obat dan makanan di Kalteng, BBPOM telah menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Kepala BBPOM Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, menjelaskan bahwa pengawasan difokuskan pada keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG.
"Pemberian makanan bergizi yang aman tidak hanya memastikan manfaat gizi optimal, tetapi juga menghindari risiko kesehatan akibat konsumsi pangan terkontaminasi atau tidak memenuhi standar keamanan," ujar Ali Yudhi pada Senin, 13 Januari 2025.
BBPOM Palangka Raya telah melakukan sosialisasi keamanan pangan siap saji dan food handling kepada 47 anggota Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Bukit Kenanga, Palangka Raya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk membekali anggota SPPG dengan prinsip-prinsip keamanan pangan dan penanganan pangan siap saji yang benar. Selain sosialisasi, tim BBPOM juga melakukan kitchen inspection untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk sanitasi dan higienitas sesuai Cara Produksi Pangan Olahan Siap Saji yang Baik (CPPO).
Pengambilan sampel air juga dilakukan untuk memastikan kebersihan sumber air yang digunakan.
Ali Yudhi menambahkan, BBPOM Palangka Raya akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengawal MBG di Kalteng, termasuk melalui sosialisasi keamanan pangan, kitchen inspection, pengambilan sampel, dan pengujian sampel pangan.
Ketua SPPG, Muhammad Redha Novriyan, menyambut positif pendampingan BBPOM. Kerja sama ini diharapkan dapat menjamin terlaksananya program MBG dengan aman dan memberikan manfaat gizi optimal bagi masyarakat Kalteng.
"Kegiatan ini penting karena SPPG yang kami kelola adalah unit pertama di Kalteng yang akan melaksanakan MBG," pungkasnya. (PATHUR/H)









