PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya memprakirakan kondisi cuaca di Kalimantan Tengah umumnya berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah.

Prakiraan ini berlaku untuk periode 13-15 Januari 2025 dan 16-19 Januari 2025, meliputi wilayah Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Palangka Raya.

Suhu udara diprakirakan berkisar antara 22°C hingga 32°C, dengan kelembaban udara antara 60 persen hingga 100 persen.

Angin umumnya bertiup dari Selatan ke Utara dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah perairan Selatan Kalimantan Tengah diprakirakan rendah hingga sedang, sekitar 0.5-1.5 meter.

Ika P, dari Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, memberikan peringatan dini terkait potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.

'Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat, angin kencang, atau angin puting beliung," katanya, Selasa, 14 Januari 2025.

Peringatan dini juga dikeluarkan terkait potensi dampak bencana yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi bahaya tersebut.

Pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) juga berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat, angin kencang, dan peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan Selatan Kalimantan Tengah.

Untuk keperluan perencanaan kegiatan operasional, masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk kembali menghubungi Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya untuk mendapatkan pembaharuan (updating) prakiraan cuaca mingguan.

Informasi terkini sangat penting untuk mengantisipasi perubahan cuaca dan meminimalisir dampak negatifnya.

"Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem serta selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG," pungkasnya. (PATHUR/H)