BORNEONWES, Sampit - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sanggul Kumbang Gaol mengatakan uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dilaksanakan pada satu titik yaitu di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) belum optimal.
"Uji coba Progam MBG rencananya akan dilaksanakan pada 20 Januari 2025 di Kecamatan MBK. Itu sudah kita rapatkan dan kita siap," katanya, Selasa, 14 Januari 2025.
Program MBG yang akan diujicobakan itu dengan sasaran terbatas. Sementara cakupan di kecamatan tersebut luas dan memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kotim. Sementara, vendor menyiapkan MBG hanya untuk 3000-3500 penerima manfaat.
Sementara jumlah pelajar di kecamatan itu mencapai 30.000 pelajar, belum termasuk penerima manfaat non akademik, seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
"Maka dari itu, kami berharap tidak ada salah pemahaman di masyarakat, seperti pilih kasih dan sebagainya. Karena seperti yang disampaikan oleh perwakilan BGN bahwa target penerima manfaat itu adalah radius 6 kilometer dari lokasi dapur," jelasnya.
Setidaknya untuk Kecamatan MBK ada 3-4 dapur umum. Agar program tersebut nantinya dapat optimal diterima oleh penerima manfaat.
"Sekarang baru ada satu vendor, sehingga baru ada satu dapur. Uji coba MBG itu akan dilakukan ke sekolah. Nanti akan ditentukan sekolah yang memang layak menerima Progam MBG itu. Kami berharap akan ada lagi vendor lainnya sehingga progam lebih optimal diterima penerima manfaat," harapnya. (DEVIANA/j)









