BORNEONEWS, Palangka Raya - Konsumsi Rumah Tangga Petani merupakan salah satu komponen yang menggambarkan nilai yang dibayar oleh petani. Pada Desember 2024, Indeks Konsumsi Rumah Tangga atau IKRT di Kalimantan Tengah mengalami kenaikan sebesar 0,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 125,89 menjadi 126,71.
Kenaikan ini mencerminkan peningkatan pengeluaran petani di berbagai kelompok konsumsi.
"Kenaikan IKRT pada Desember 2024 terutama disebabkan oleh kenaikan indeks harga pengeluaran pada hampir seluruh kelompok. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,00 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Rabu, 15 Januari 2025.
Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,39 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,37 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,32 persen.
Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya juga mengalami kenaikan sebesar 0,29 persen, sementara kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,11 persen. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran petani di berbagai aspek kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan peningkatan daya beli mereka.
"Secara tahunan, IKRT di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan sebesar 2,81 persen," katanya.
Peningkatan ini utamanya didorong oleh kenaikan pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 6,24 persen. Kelompok pendidikan juga mengalami kenaikan sebesar 3,39 persen, diikuti oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,27 persen.
"Kelompok penyediaan makan dan minuman/restoran mengalami kenaikan sebesar 2,81 persen, sementara kelompok kesehatan naik sebesar 2,62 persen. Selain itu, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 2,44 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 2,07 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 1,98 persen," jelasnya.
Kenaikan IKRT ini mencerminkan adanya peningkatan pengeluaran petani di berbagai aspek kehidupan mereka, yang menunjukkan adanya perbaikan dalam kesejahteraan dan daya beli petani di Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2024. (TESTI PRISCILLA/H)









