BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto, mendesak instansi terkait untuk meningkatkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya kepada generasi milenial.
Sugiyarto prihatin terhadap masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Kalteng, dan generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara masif dan terarah.
Sugiyarto menekankan pentingnya sosialisasi yang kreatif dan inovatif agar dapat menarik perhatian generasi milenial. Ia menyarankan penggunaan media sosial dan platform digital lainnya sebagai media penyampaian informasi yang efektif.
Sosialisasi tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga dapat dikemas dalam bentuk kegiatan yang interaktif dan menarik, seperti seminar, workshop, atau lomba.
"Sosialisasi harus lebih gencar dan kreatif. Jangan hanya ceramah-ceramah formal yang membosankan, tetapi harus dikemas semenarik mungkin agar generasi milenial tertarik," kata Sugiyarto, Rabu, 15 Januari 2025.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi harus memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkoba, mulai dari dampak kesehatan hingga dampak sosial ekonomi.
Selain sosialisasi, Sugiyarto juga mendorong peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran narkoba. Kerjasama antar instansi terkait, seperti kepolisian, BNN, dan instansi terkait lainnya, sangat penting untuk memberantas peredaran narkoba secara efektif.
Ia juga meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
"Pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat," tegas Sugiyarto.
Ia berharap dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait, penyalahgunaan narkoba di Kalteng dapat ditekan seminimal mungkin.
DPRD Kalteng, khususnya Komisi III, berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendorong pemerintah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
"Besar harapan saya sosialisasi yang intensif dan komprehensif dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi muda tentang bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk hidup sehat dan produktif," terangnya. (PATHUR/H)









