SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Eddy Mashamy menegaskan pentingnya pengelolaan Dana Desa secara bijak dan tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Desa memiliki peran sentral dalam menunjang kesuksesan pembangunan daerah, seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan keuangan desa sering kali belum terarah sesuai kebutuhan masyarakat," kata Eddy, Rabu, 15 Januari 2025.

Eddy menjelaskan, Dana Desa baik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD), bukan merupakan milik pribadi. Pengelolaan dana tersebut harus dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa dan sesuai peruntukan yang telah ditetapkan.

"Peran kepala desa sangat dominan untuk memastikan pengelolaan keuangan desa lebih maksimal. Dana Desa harus digunakan untuk kepentingan umum, bukan untuk golongan atau perorangan. Misalnya, jika jalan utama menjadi kebutuhan utama masyarakat, maka itu harus menjadi prioritas," tambahnya.

Dalam pengelolaan Dana Desa, Eddy juga mengingatkan pentingnya mematuhi amanat dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, yang menyatakan bahwa 20 persen dari Dana Desa harus dialokasikan untuk penguatan ketahanan pangan.

"Saya sering turun ke lapangan dan mendengar keluhan masyarakat, terutama terkait akses jalan yang rusak. Hal ini menghambat tenaga kesehatan, pendidik, dan masyarakat lainnya dalam menjalankan tugas dan aktivitas mereka. Tidak perlu muluk-muluk dengan aspal atau hotmix, yang penting jalan utama bisa dilalui dengan mudah," ujarnya. 

Eddy menekankan, penggunaan Dana Desa harus difokuskan pada hal-hal yang benar-benar prioritas dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia mengimbau kepala desa dan perangkat desa untuk menghindari pengeluaran yang tidak prinsipil.

"Pada prinsipnya, gunakanlah Dana Desa untuk kepentingan orang banyak. Hindari membelanjakan Dana Desa pada hal-hal yang tidak mendesak. Lebih arif dan bijaklah dalam mengelola anggaran demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)