BORNEONEWS, Pulang Pisau - Meski tidak terjadi Kenaikan yang signifikan, kasus Demam berdarah masih ditemukan di Pulang Pisau.
Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau dr. pande Putu Gina menyampaikan tetap Waspada di musim hujan meski kasusnya tidak banyak namun musim hujan masih terjadi.
"Data di Dinkes Pulpis, tidak ada penambahan kasus DBD yang banyak di Januari 2025 ada 1 kasus yang ditemukan dan ditangani, namun dari November - Desember 2024 sudah ada 5 kasus DBD yang ditangani. Namun sebelumnya di Januari - Juni 2024 sudah ada 160 kasus" kata Pande, Rabu 15 Desember 2025.
Kendati demikian Pande tetap mengimbau masyarakat menemukan demam pada angota keluarga, tetangga dan yang lainnya, tetap harus memeriksakan diri ke rumah sakit atau ke puskesmas.
"Masyarakat yang mengalami suhu tubuh tiba-tiba tinggi, segera memeriksakan ke rumah sakit maupun Puskesmas terdekat. Jika ada anggota keluarga atau orang terdekat mengalami demam berdarah hubungi call center kami. Gratis tanpa dipungut biaya," ujarnya
Pande menjelaskan, gejala DBD yang sering tidak disadari, demam tinggi mendadak yang dapat mencapai suhu tubuh 40 derajat. Fase demam tinggi biasanya berlangsung selama 2-7 hari.
Pande menambahkan dalam satu bulan terakhir, wilayah Pulang Pisau dilanda hujan cukup intens. Berbagai penyakit mulai muncul di tengah masyarakat, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu diwaspadai.( RETHA/R)









