BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPUPRPKPP) Kabupaten Kapuas telah menyampaikan capaian kinerja tahun 2024.
Salah satu pencapaian utama adalah di bidang Bina Marga yang mencakup realisasi pembangunan jalan dan jembatan.
Kepala Dinas PUPRPKPP Kapuas, Yan Hendri Ale, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Heny Mariati, menjelaskan bahwa sepanjang 2024 terdapat 178 paket pekerjaan.
Dari jumlah tersebut, 165 paket berhasil diselesaikan, 9 paket diberikan perpanjangan waktu, 3 paket gagal kontrak, dan 1 paket mengalami putus kontrak.
"Progres pekerjaan fisik kami mencapai 97,27 persen. Satu paket yang putus kontrak adalah pembangunan Jembatan Kaputi di Kecamatan Kapuas Tengah," katanya, Rabu, 15 Januari 2025.
--page
Ia menjelaskan, tidak tercapainya progres 100 persen disebabkan oleh pergeseran anggaran. Tiga paket pekerjaan terpaksa dibatalkan karena alokasi anggaran dalam APBD murni tidak sesuai dengan kondisi lokasi proyek sehingga memerlukan penyesuaian.
"Pergeseran anggaran dilakukan pada November. Dengan waktu yang tersisa, kami tidak dapat melaksanakan beberapa paket sehingga harus dibatalkan," ujarnya.
Selain itu, satu proyek di Desa Tumbang Muroi mengalami putus kontrak akibat banjir yang terjadi pada November 2024.
Musim hujan menyebabkan kondisi alam tidak memungkinkan untuk melanjutkan pekerjaan. "Kami menghentikan kontrak dan mengembalikan uang muka pekerjaan sesuai dengan kaidah yang berlaku karena keadaan kahar," ucapnya. (DODI/Y)









