KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Kabupaten Kapuas turut berperan dalam mendukung penurunan angka stunting di wilayahnya.

Melalui Bidang Cipta Karya, langkah ini dilakukan dengan membangun infrastruktur sanitasi dan air bersih demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Bidang Cipta Karya, Fahrudin, mengungkapkan bahwa pembangunan diarahkan ke daerah-daerah yang paling rentan terhadap stunting.

"Kami fokus pada pembangunan jamban dan penyediaan air bersih di wilayah yang memiliki risiko tinggi stunting untuk mengurangi dampaknya," katanya, Rabu, 15 Januari 2025.

Pada tahun 2024, sejumlah proyek berhasil direalisasikan, termasuk pembangunan 455 unit bilik WC, 41 unit sumur bor, dan 5 unit tower air. 

--page

Selain itu, sebanyak 103 sambungan Instalasi Sanitasi Rumah (ISR) juga dipasang untuk mendukung kebersihan lingkungan di masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan sanitasi dan air bersih yang layak.

Dengan tersedianya fasilitas ini, diharapkan risiko stunting dapat diminimalkan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (DODI/Y)