BORNEONEWS, Pulang Pisau - Peristiwa pohon tumbang yang menimpa satu rumah di Desa Mentaren 2, menjadi perhatian Camat Kahayan, Hilir Endra Setiawan. Pasalnya, di Pulang Pisau, masih banyak pohon-pohon yang sudah tua berada di area pemukiman masyarakat.
Endara menuturkan, selain waspada terjadinya banjir, juga perlu waspada angin kencang. Sebab, angin kencang bisa saja menumbangkan pohon di area pemukiman atau jalan yang biasa dilalui masyarakat.
"Curah hujan dalam satu bulan terakhir di Kabupaten Pulang Pisau lumayan cukup tinggi, diharapkan kewaspadaan dengan adanya curah hujan yang tinggi dan angin kencang," kata Endra, Rabu, 15 Januari 2025.
Endra juga menegaskan, masyarakat memperhatikan selokan dan drainase. Salah satunya dengan membersihkan sampah supaya tidak ada penyumbatan aliran air.
Selain itu, lanjut Endra, hujan dan angin kencang, juga harus diwaspadai. Ini karena masih banyak pohon atau dahan di sekitar rumah yang bisa menyebabkan kecelakaan.
--page
Ia mengingatkan agar pohon atau dahan yang rindang dipangkas atau dipotong supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (RETHA/Y)









