PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada November 2024, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang di Kalimantan Tengah mencapai 45.927 orang.

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,58 persen dibandingkan dengan jumlah tamu pada Oktober 2024.

"Dari total tamu tersebut, 45.444 orang merupakan tamu domestik, sementara 483 orang adalah tamu asing. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah tamu domestik mengalami penurunan sebesar 7,67 persen, sedangkan jumlah tamu asing justru meningkat sebesar 1,26 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Kamis, 16 Januari 2025.

Berbeda dengan hotel berbintang, lanjutnya, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada November 2024 mengalami peningkatan yang signifikan.

"Jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang meningkat sebesar 17,74 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 60.920 orang menjadi 71.730 orang. Dari total tamu tersebut, 71.712 orang merupakan tamu domestik, sementara 18 orang adalah tamu asing. Jumlah tamu domestik mengalami peningkatan sebesar 17,81 persen, sedangkan jumlah tamu asing mengalami penurunan drastis sebesar 61,70 persen," jelas Agnes.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang pada November 2024 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
"Pada November 2023, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang tercatat sebanyak 38.900 orang, sementara pada November 2024 jumlahnya meningkat menjadi 45.927 orang, atau naik sebesar 18,06 persen," jelasnya.

Demikian pula, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada November 2024 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Pada November 2023, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang tercatat sebanyak 65.722 orang, sementara pada November 2024 jumlahnya meningkat menjadi 71.730 orang, atau naik sebesar 9,14 persen.

Peningkatan jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang ini menunjukkan adanya tren positif dalam industri perhotelan di Kalimantan Tengah. Meskipun jumlah tamu asing yang menginap di hotel non bintang mengalami penurunan, peningkatan jumlah tamu domestik yang signifikan mampu mengimbangi penurunan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan domestik masih menjadi pasar utama bagi industri perhotelan di daerah ini.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat fluktuasi dalam jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang dan non bintang, industri perhotelan di Kalimantan Tengah tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif. Peningkatan jumlah tamu yang menginap, baik di hotel berbintang maupun non bintang, menunjukkan bahwa sektor pariwisata di daerah ini terus berkembang dan menarik minat wisatawan, baik domestik maupun asing.(TESTI PRISCILLA/H)