BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafisah, menekankan perlunya strategi pemasaran dan promosi yang efektif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalteng.
Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada keberhasilan UMKM dalam bersaing di pasar.
Siti Nafisah menjelaskan bahwa banyak UMKM di Kalteng yang memiliki potensi besar, namun terkendala oleh minimnya akses terhadap pasar yang lebih luas. Keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam hal pemasaran dan promosi menjadi salah satu faktor penghambatnya.
Oleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk membantu UMKM dalam meningkatkan daya saingnya.
"UMKM Kalteng memiliki produk-produk unggulan yang berkualitas, namun belum ter maksimalkan potensinya karena kurangnya strategi pemasaran yang tepat," ujar Siti Nafisah, Kamis, 16 Januari 2025.
Ia menyarankan agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM dalam hal pengembangan produk, branding, dan pemasaran digital.
Salah satu strategi yang diusulkan Siti Nafisah adalah pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Platform e-commerce dan media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk mempromosikan produk-produk UMK Kalteng kepada konsumen yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah.
Pemerintah juga perlu mendorong kolaborasi antara UMK dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi dan pelaku bisnis lainnya.
Selain itu, Siti Nafisah juga mendorong peningkatan kualitas produk UMK Kalteng agar lebih kompetitif. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan-pelatihan yang fokus pada peningkatan keterampilan produksi dan inovasi produk.
"Dengan kualitas produk yang baik dan strategi pemasaran yang tepat, UMK Kalteng diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan berkontribusi pada perekonomian daerah," pungkasnya. (PATHUR/H)









