KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting telah menggelar rapat strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappelitbangda Kapuas ini bertujuan menyusun langkah baru yang lebih efektif demi mencapai target tahun 2025.

Dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas, Ahmad M. Saribi, rapat dihadiri sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas P3APPKB Kapuas, dr Tri Setyautami, Kepala Dinkes dr Tonun Irawati Panjaitan, serta Kepala Dinas PMD Budi Kurniawan. 

Selain itu, turut dihadiri para kepala OPD terkait dan camat se-Kabupaten Kapuas juga turut berpartisipasi dalam pembahasan ini.

Saribi mengungkapkan bahwa upaya penurunan stunting di Kapuas telah menunjukkan hasil positif, dengan prevalensi turun drastis dari 42 persen pada 2019 menjadi 16 persen pada 2023. 

Meski begitu, ia menekankan bahwa tantangan ke depan masih besar. “Hasil ini membanggakan, tapi kita tidak boleh puas. Data tahun 2024 akan menjadi evaluasi untuk menyempurnakan langkah kita,” ujarnya.

Dalam rapat ini, setiap peserta diberi ruang untuk menyampaikan kendala di lapangan dan memberikan masukan strategis. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara bupati, kepala OPD, camat, kepala desa, dan seluruh elemen masyarakat. 

“Sinergi adalah kunci keberhasilan. Dengan kerja bersama, kita optimistis dapat mencapai target penurunan stunting yang lebih cepat,” pungkasnya. (DODI/R)